Pramono Akan Naikkan Tarif Transjabodetabek, Beban Subsidi DKI Terlalu Besar
teknologi

Pramono Akan Naikkan Tarif Transjabodetabek, Beban Subsidi DKI Terlalu Besar

Google News5 Juni 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Gubernur Banten, Wahidin Halim Pramono, mengatakan bahwa beban subsidi DKI Jakarta untuk Transjakarta terlalu besar. Ia menyatakan rencana penyesuaian tarif angkutan umum di wilayah Jabodetabek.

Gubernur Banten, Wahidin Halim Pramono, mengungkapkan bahwa beban subsidi DKI Jakarta untuk Transjakarta terlalu besar. Ia menyatakan rencana penyesuaian tarif angkutan umum di wilayah Jabodetabek, yang merupakan daerah metropolitan terbesar di Indonesia.

"Kita harus menyesuaikan tarifnya karena beban subsidi DKI Jakarta terlalu besar," kata Pramono pada Kamis (23/6). Menurutnya, kebijakan tersebut akan dilakukan untuk mengatasi masalah biaya yang timbul dari subsidi. "Beban subsidi ini terus meningkat dan kami harus menyesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini."

Dari tahun 2019 hingga 2022, biaya subsidi Transjakarta mencapai Rp 1,4 triliun. Sementara itu, anggaran APBD DKI Jakarta untuk tahun ini hanya sebesar Rp 15,3 triliun. Angka tersebut menunjukkan bahwa beban subsidi yang ditanggung oleh pemerintah DKI sangat besar dan memerlukan penyesuaian.