Gempa Susulan Masih Mengancam, BPBD Sulut Tetap Siaga di Pesisir
Badan Penanggulangan Bencana Daera (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara memastikan kondisi wilayah pesisir yang sempat berstatus waspada tsunami setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 masih relatif aman. Namun, masyarakat diminta tetap siaga mengantisipasi potensi gempa susulan yang masih terus terjadi.
Kepala BPBD Sulawesi Utara, Adolf H Tamengkel, mengatakan sejumlah daerah yang berhadapan langsung dengan laut seperti Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Minahasa Selatan, Kota Manado, dan Kota Bitung masih berada dalam status siaga, Senin (8/6). "Hasil pemantauan menunjukkan tinggi gelombang yang terukur sangat kecil. Di Tahuna tercatat sekitar 0,3 meter, sementara di Ulu Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, sekitar 0,18 meter," kata Adolf kepada wartawan, Senin siang.
Dampak tsunami yang terpantau di beberapa wilayah kepulauan tidak menimbulkan kerusakan berarti. Di Kota Bitung dan Melonguane, tinggi gelombang yang tercatat hanya sekitar 30 sentimeter berdasarkan informasi dari BMKG. "Kondisi serupa juga terjadi di Tahuna dan Ulu Siau," ujarnya.