Pendaki Malaysia Selamat Setelah 14 Hari Hilang di Kawasan Pegunungan Malaysia
kesehatan

Pendaki Malaysia Selamat Setelah 14 Hari Hilang di Kawasan Pegunungan Malaysia

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Seorang pendaki wanita asal Malaysia, Jaslinda Saludin (49), telah ditemukan dalam kondisi selamat setelah hilang selama 14 hari di kawasan pegunungan barat daya Malaysia. Ia berhasil bertahan hidup tanpa makanan sedikit pun dan hanya mengandalkan air yang tertampung di dalam tanaman kantong semar.

Jaslinda merupakan bagian dari rombongan pendaki yang terdiri atas 14 orang dan dua pemandu gunung yang melakukan ekspedisi ke Gunung Batu Putih, dekat Tapah, Perak, sejak tanggal 23 Mei lalu. Namun, ia terpisah dari kelompoknya keesokan harinya dan tidak terlihat sama sekali selama lebih dari 24 jam.

Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) skala besar pun langsung diluncurkan sejak hari itu, namun dua minggu pencarian intensif tanpa hasil membuat otoritas berwenang mulai kehilangan harapan. Namun, pada Sabtu (6/6) sore waktu setempat, Jaslinda akhirnya ditemukan lemas di sekitar perkampungan Orang Asli dekat Kampung Lubuk Gaharu di Pos Musoh sekitar pukul 17.00 sore.

Ia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat dehidrasi dan kelaparan akut. Muzafar Mohamad, Koordinator Pemandu Gunung Perhutanan Perak, menjelaskan bahwa lokasi penemuan Jaslinda merupakan hasil dari koordinasi antara pihak berwenang dan penduduk setempat.

Jaslinda dipertanyakan tentang pengalamannya selama 14 hari di dalam hutan belantara. Ia mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki makanan dan hanya minum air yang tertampung di dalam tanaman kantong semar. Ia juga meminta agar semua orang bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk hidup.

Kronologi hilangnya Jaslinda bermula ketika ia memutuskan untuk berhenti sejenak guna mengistirahatkan kakinya yang mengalami kram dan nyeri hebat. Setelah beristirahat, ia mencoba melanjutkan pendakian seorang diri menuju puncak gunung. Pemandu jalan menyatakan terakhir kali melihat keberadaan Jaslinda pada tanggal 24 Mei 2026 sekitar pukul 07.30 pagi waktu setempat.

Pihak berwenang baru menyadari Jaslinda hilang secara misterius pada tanggal 25 Mei lalu, setelah ia tidak terlihat sama sekali selama lebih dari 24 jam. Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Perak sebenarnya sempat menerima laporan darurat pada pukul 11.32 siang mengenai adanya dua pendaki yang terluka di Gunung Batu Putih.

Namun, sang pemandu saat itu berasumsi bahwa Jaslinda telah berhasil berjalan mendahului mereka menuju puncak. Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) skala besar pun langsung diluncurkan sejak hari itu, namun dua minggu pencarian intensif tanpa hasil membuat otoritas berwenang mulai kehilangan harapan.