Material Daur Ulang dalam Produksi Mobil Global Meningkat
teknologi

Material Daur Ulang dalam Produksi Mobil Global Meningkat

CNN Indonesia5 Juni 2026👁 4 views🤖 AI Rewritten

Pabrikan otomotif global tidak hanya fokus pada pengurangan emisi, tetapi juga memperhatikan material yang digunakan dalam proses produksi. Hal ini merupakan salah satu upaya produsen untuk mengurangi jejak karbon pada setiap langkah manufaktur. Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyatakan bahwa makin banyak produsen membuat kendaraan menggunakan bahan daur ulang.

Material daur ulang yang paling potensial digunakan dalam pembuatan mobil adalah plastik dan besi. Pabrikan di negara Asia juga telah melakukan hal serupa, seperti Hyundai yang menggunakan sejumlah bahan daur ulang dalam pembuatan interior dari mobil listrik Ioniq 6. Bahan-bahan daur ulang tersebut meliputi bio-pete yang diperoleh dari tebu, jala pancing bekas untuk karpet dan alas dasar, serta tebu untuk memproses material interior.

Yannes juga menyatakan bahwa penggunaan material ramah lingkungan dan daur ulang menjadi permintaan dari pasar. Oleh karena itu, banyak produsen yang aktif meningkatkan penggunaan recycled content di interior, body, dan komponen dalam pembuatan kendaraan bermotor. Material daur ulang ini dipelopori oleh sejumlah pabrikan global seperti BMW, Volvo, hingga Ford.

Saat dihubungi, Yannes menyatakan bahwa adanya tekanan struktural berupa regulasi sustainable development goals yang sangat ketat yang diinisiasi Eropa dan sekarang menjadi standar global sustainability adalah salah satu alasan mengapa pabrikan otomotif global meningkatkan penggunaan material daur ulang.