Hotel-Hotel Melati NTB Dibenturikan Atas Konten Vulgar di Media Sosial
teknologi

Hotel-Hotel Melati NTB Dibenturikan Atas Konten Vulgar di Media Sosial

CNN Indonesia5 Juni 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Sejumlah pengelola hotel kelas melati di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah memicu kecaman masyarakat dengan menggunakan konten vulgar sebagai strategi promosi. Video-video yang tersebar di platform TikTok tersebut berisi narasi tentang "jaminan privasi" yang ditawarkan kepada penyewa.

Salah satu akun hotel mengunggah video dengan narasi yang menjanjikan keamanan pasangan dari jangkauan penertiban aparat. Video tersebut juga menyebutkan bahwa di hotel ini, penyewa bisa "bebas" dan tidak perlu khawatir akan razia.

Tidak kalah provokatif, sebuah penginapan yang berlokasi di Jalan Pejanggik, Mataram, bahkan menyebarkan konten yang membandingkan fasilitas kamar murah mereka dengan aktivitas asusila di ruang terbuka. Narasi dalam video tersebut menawarkan "jaminan privasi" dan keamanan bagi penyewa.

Kepala Satpol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi, mengatakan bahwa pola pemasaran digital tersebut telah melanggar etika publik dan memancing keresahan di tengah masyarakat religius Kota Mataram. Tindakan sidak langsung digelar setelah pihaknya menerima banyak aduan dari warga.

Penertiban ini didasarkan pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum). Para pengelola hotel yang terlibat telah dipanggil dan diwajibkan menghapus puluhan konten video tidak pantas tersebut.

Para pengelola hotel juga telah melayangkan permohonan maaf resmi kepada Pemerintah Kota Mataram dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Satpol PP mengeluarkan ultimatum tanpa kompromi jika taktik pemasaran serupa kembali ditemukan di masa mendatang.

"Kami tidak masuk ke ranah hukum pidana, melainkan fokus pada dampak kegaduhan yang merusak norma hidup masyarakat kita," kata Irwan Rahadi.