Tujuh Dapur MBG di Banda Aceh Berhenti Operasional Karena Dana Belum Cair
politik

Tujuh Dapur MBG di Banda Aceh Berhenti Operasional Karena Dana Belum Cair

CNN Indonesia1 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banda Aceh menghentikan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat belum diterima. Pengelola SPPG menunggu top up dana dari BGN pusat untuk melanjutkan operasional.

Penghentian sementara operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banda Aceh mulai Senin, 8 Juni. Kondisi ini disebabkan oleh dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat belum diterima oleh pengelola dapur.

Koordinator SPPG Wilayah Banda Aceh, Muhammad Reza, mengatakan bahwa dana yang digunakan untuk menjalankan aktivitas dapur telah habis. "Saldo dana belum dikirim, jadi dana utama yang dipakai untuk melaksanakan operasional dapur itu sudah tidak ada," kata Reza.

Dari total 37 dapur MBG yang beroperasi di Banda Aceh, hanya tujuh dapur yang terdampak dan terpaksa menghentikan layanan. Sementara dapur lainnya masih dapat beroperasi karena memiliki sisa dana untuk menutupi kebutuhan operasional harian.

"Pihak pengelola memilih tidak menggunakan sistem talangan dari mitra penyedia bahan pangan," ujarnya. Kebijakan tersebut diambil untuk menghindari persoalan administrasi maupun potensi mark up harga yang dapat muncul jika pembelian dilakukan dengan mekanisme utang.

BGN pusat telah mengarahkan agar dapur menghentikan sementara operasional apabila dana belum tersedia. Saat ini pihaknya hanya menyampaikan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat bahwa distribusi MBG tidak dapat dilakukan karena kendala pendanaan.

Reza mengaku mendapat informasi dana akan ditransfer pada hari ini, namun hingga kini pihaknya masih menunggu proses pencairan tersebut. "Bisa jadi kalau hari ini dana belum masuk, besok ada dapur lain yang ikut berhenti beroperasi karena cadangan dana mereka juga akan habis," ujarnya.