BMKG Peringati Potensi Hujan Lebat di 13 Daerah, Angin Kencang di Aceh-Sulawesi
teknologi

BMKG Peringati Potensi Hujan Lebat di 13 Daerah, Angin Kencang di Aceh-Sulawesi

CNN Indonesia4 Juni 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Pada Jumat (5/6), BMKG mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat dan angin kencang di beberapa daerah Indonesia. Menurut informasi yang diperoleh, BMKG telah menetapkan 13 daerah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat.

Daftar lengkap wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat serta angin kencang hari ini adalah sebagai berikut: Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.

BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di wilayah Aceh hingga Sulawesi. Hal ini disebabkan oleh adanya kondisi atmosfer yang tidak stabil, sehingga dapat menyebabkan perubahan cuaca yang cepat.

Menurut BMKG, musim kemarau bukan berarti hujan hilang total, tetapi curah hujan dalam sebulan sangat rendah, yakni di bawah 50 milimeter. Salah satu alasan mengapa hujan masih terjadi saat musim kemarau adalah kondisi Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan dikelilingi laut hangat.

Dengan demikian, meski angin kering bertiup, penguapan tetap terjadi dan jadi 'bahan baku' awan hujan yang bisa muncul kapan saja. Kemudian, ada juga fenomena atmosfer tropis seperti Gelombang atmosfer, Madden-Julian Oscillation (MJO), dan sirkulasi siklonik di atmosfer. Fenomena tersebut dapat memicu pembentukan gerombolan awan.

Sederet fenomena ini bisa memicu hujan lebat meski sebuah wilayah tengah berada di tengah musim kemarau. Selain itu, ada juga hujan konvektif yang terjadi karena pemanasan ekstrem yang membuat udara naik cepat dan jadi awan hujan lokal.

Panas matahari yang tetap konsisten membuat udara naik dengan cepat, membentuk awan Cumulonimbus secara mendadak di area lokal. Lebih lanjut, BMKG menyebut hujan lebih sering terjadi bagi mereka yang tinggal di dekat pegunungan.

Angin yang membawa uap air dipaksa naik oleh lereng gunung, mendingin, dan akhirnya jatuh sebagai hujan tepat di wilayah tersebut. Dengan demikian, warga yang berada di daerah-daerah tersebut sebaiknya siap untuk menghadapi potensi hujan lebat dan angin kencang hari ini.