Bina Marga Ungkap Kronologi Jalan Lenteng Agung Amblas Sedalam 3 Meter
Jalan Lenteng Agung Jakarta Selatan amblas sedalam 3 meter setelah ditambal siang hari sehingga lalu lintas arah Depok macet dan hanya satu lajur yang bisa digunakan. Bina Marga mengungkap kronologi kejadian tersebut sementara Ade Suherman meminta Pemprov DKI segera menangani.
Jalan Lenteng Agung di Jakarta Selatan mengalami amblas sedalam 3 meter pada sore hari setelah sebelumnya ditambal pada siang hari. Kejadian ini terjadi di ruas jalan yang mengarah ke Depok. Bina Marga selaku pihak terkait langsung mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut. Lalu lintas di lokasi menjadi macet parah akibat lubang yang terbentuk. Masyarakat pengguna jalan pun kesulitan melintas karena hanya satu lajur yang masih bisa digunakan.
Bina Marga menjelaskan bahwa penambalan yang dilakukan siang hari belum sempat mengeras sempurna saat terjadi amblas. Kondisi tanah di bawah jalan diduga menjadi penyebab utama kejadian berulang tersebut. Hingga kini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi. Dampaknya, kendaraan dari berbagai arah harus antre panjang untuk melewati satu lajur yang tersisa. Pengendara diimbau mencari jalur alternatif demi menghindari kemacetan yang semakin parah.
Ade Suherman mendesak Pemprov DKI Jakarta agar segera mengambil langkah cepat dalam menangani jalan yang amblas. Ia menilai penanganan yang lambat akan semakin memperburuk kondisi lalu lintas di kawasan tersebut. Permintaan tersebut disampaikan menyusul keluhan warga yang terdampak macet berkepanjangan. Bina Marga sendiri berkomitmen memperbaiki jalan secara permanen setelah kronologi dipahami dengan baik. Koordinasi antarinstansi diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan.
Kemacetan di Jalan Lenteng Agung arah Depok masih berlanjut hingga malam hari akibat amblas yang belum sepenuhnya ditangani. Hanya satu lajur yang berfungsi membuat arus kendaraan berjalan sangat lambat. Pengguna jalan diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Bina Marga terus memantau kondisi jalan tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Pemprov DKI diharapkan merespons permintaan penanganan cepat dari berbagai pihak terkait.