Kreator Konten Dituding Ejek Kaum Disabilitas, Apa itu Ableism?
Seorang kreator konten di media sosial dikritik karena mengejek kaum disabilitas. Mereka menyebut tindakan itu sebagai contoh ableism, yaitu prasangka dan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas.
Media sosial ramai membicarakan seorang kreator konten yang mempromosikan produk sembari berpura-pura memiliki disabilitas. Netizen menuding tindakan itu sebagai ableism atau ableisme. Apa itu ableism? Menurut laman American Psycholoical Association (APA), ableisme adalah prasangka dan diskriminasi yang ditujukan pada penyandang disabilitas, kemudian kerap disertai keinginan menyembuhkan dan membuat mereka normal.
Ableisme juga berarti mendefinisikan kaum disabilitas lebih rendah daripada kaum non-disabilitas. Tanpa disadari, masyarakat sering berfokus pada orang dengan kemampuan umum dan mengalienasi orang dengan ketrampilan berbeda. Mengutip dari WebMD, karena hal tersebut, banyak aspek di kehidupan sebenarnya bersifat ableist meski tanpa niat melakukannya.
Contoh-contoh berikut bisa membuatmu memahami apa itu ableism: Memisahkan siswa penyandang disabilitas ke sekolah berbeda, Membatasi atau mengisolasi siswa penyandang disabilitas, Desain bangunan kurang aksesibilitas misal, tidak ada jalur pengguna kursi roda atau braille pada rambu atau petunjuk arah.