Rupiah Melemah ke Rp18.188 per Dolar AS Sore Ini
Nilai tukar rupiah telah melemah 0,84 persen menjadi Rp18.188 per dolar AS pada perdagangan Senin (8/6) sore. Analis mata uang Ibrahim Assuaibi memprediksi bahwa rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa (9/6).
Nilai tukar rupiah telah mengalami penurunan 152 poin atau 0,84 persen menjadi Rp18.188 per dolar AS pada perdagangan Senin (8/6) sore. Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS, dengan sejumlah mata uang menguat dan beberapa lainnya melemah.
Mata uang utama negara maju juga bergerak beragam, dengan dolar Australia menguat 0,07 persen terhadap dolar AS. Sementara itu, euro Eropa melemah 0,03 persen, poundsterling Inggris turun 0,09 persen, dolar Kanada terkoreksi 0,09 persen, dan franc Swiss melemah 0,24 persen.
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa penguatan dolar AS dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan pasar. "Tensi geopolitik kembali memanas setelah serangan Israel di Lebanon dan laporan ledakan di sejumlah wilayah Iran," ujar Ibrahim.
Ibrahim juga menambahkan bahwa data ketenagakerjaan AS yang solid turut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS atau The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. "Ekonomi AS menambah 172 ribu lapangan kerja pada Mei, jauh di atas ekspektasi 85 ribu," ujarnya.
Dari dalam negeri, Ibrahim menilai rupiah masih tertekan oleh kekhawatiran pasar terhadap pelebaran defisit transaksi berjalan, meningkatnya kebutuhan subsidi energi akibat lonjakan harga minyak dunia, serta penurunan cadangan devisa Indonesia. "Bank Indonesia mencatat cadangan devisa mencapai US$144,9 miliar atau setara Rp2.590,2 triliun pada akhir Mei 2026," ujarnya.
Ibrahim memprediksi bahwa rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa (9/6). "Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah dalam rentang Rp18.180 hingga Rp18.230 per dolar AS," ujarnya.