Trump Tidak Mau Kompromi, Negosiasi Damai AS-Iran Buntu
politik

Trump Tidak Mau Kompromi, Negosiasi Damai AS-Iran Buntu

CNN Indonesia30 Mei 2026👁 3 views🤖 AI Rewritten

Negosiasi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah masih menemui jalan buntu. Presiden AS Donald Trump telah menegaskan bahwa hanya akan membuat kesepakatan yang baik untuk Amerika dan sesuai dengan prinsip tanpa kompromi. Gedung Putih mengisyaratkan bahwa presiden tersebut hampir mengambil keputusan tentang kemungkinan kesepakatan tersebut.

Menurut sejumlah sumber di pemerintahan AS, kesepakatan tersebut masih menunggu persetujuan Trump setelah negosiasi alot selama berminggu-minggu. "Presiden Trump hanya akan membuat kesepakatan yang baik untuk Amerika dan sesuai dengan prinsip tanpa kompromi yang ditetapkannya," kata seorang pejabat Gedung Putih usai mengikuti pertemuan di Gedung Putih pada hari Jumat (29/5).

Pernyataan Trump tersebut langsung dibantah pihak Iran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baqaei menegaskan bahwa saat ini tidak ada negosiasi yang berlangsung terkait program nuklir Iran. Ia juga menyatakan bahwa Iran telah meninggalkan bahasa pemaksaan sejak 47 tahun lalu. "Belum ada kesepakatan final yang dicapai," kata Baqaei.

Meskipun demikian, ia membenarkan bahwa komunikasi antar kedua negara masih terus berlanjut. Kantor berita Iran, Fars, juga melaporkan bahwa sumber-sumber di Teheran menyatakan klausul mengenai pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol tidak masuk dalam perjanjian. Klaim Trump mengenai penghancuran material nuklir Iran disebut sama sekali tidak mendasar.

Sebaliknya, sumber tersebut menyatakan Iran menuntut pencairan segera aset mereka yang dibekukan senilai US$12 miliar atau sekitar Rp213 triliun. Dengan demikian, negosiasi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah masih menemui jalan buntu.