Tokoh Pramuka Herman Sulistyo Meninggal Dunia Setelah Tabrak Lari
Tokoh Pramuka Herman Sulistyo (71) meninggal dunia karena luka serius akibat tabrak lari yang terjadi di Jalan Raya Serang KM 11, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Penyelidikan masih berlangsung untuk mencari pelaku tabrak lari.
Tokoh Pramuka Herman Sulistyo (71) meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Serang KM 11, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (7/6) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang Ajun Komisaris Polisi Fery Oktaviari Pratama mengatakan bahwa kasus tabrak lari ini masih dalam proses penyelidikan. "Untuk kejadian laka lantas tersebut sudah dalam proses penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang," kata Fery.
Tim penyidik Penegakan Hukum Lalu Lintas saat ini sedang mendalami perkara tersebut. Serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan untuk mencari bukti dan petunjuk atas kejadian kecelakaan tersebut. Kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan alat bukti closed circuit television (CCTV) atau kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian untuk mempermudah pencarian terduga pelaku tabrak lari.
Herman Sulistyo merupakan tokoh Pramuka di Tangerang Raya hingga Banten dan dikenal luas karena dedikasinya dalam memegang teguh nilai-nilai kepramukaan sejati di kehidupan sehari-hari. Ia selalu konsisten memakai seragam lengkap Pramuka di berbagai kesempatan, baik saat menghadiri acara resmi maupun kesehariannya.
Jenazah Kak Herman dishalatkan di Masjid Raya Al-A'zhom Kota Tangerang sebelum dimakamkan dengan prosesi secara kepramukaan.