Telkom Rombak Direksi dan Komisaris, Silmy Karim Dicopot
ekonomi

Telkom Rombak Direksi dan Komisaris, Silmy Karim Dicopot

CNN Indonesia1 jam lalu👁 4 views🤖 AI Rewritten

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk merombak susunan Dewan Komisaris dan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Senin (8/6). Dalam perubahan tersebut, nama mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim yang terseret kasus dugaan suap tidak lagi masuk dalam jajaran Dewan Komisaris Perseroan.

Selain Silmy, sejumlah nama yang juga keluar dari kursi komisaris adalah Yohanes Surya, Ismail, dan Rionald Silaban. Sebagai gantinya, pemegang saham menunjuk Anthony Leong, Ira Noviarti, Edwin Hidayat Abdullah, dan Rofikoh Rokhim sebagai anggota Dewan Komisaris.

Di jajaran direksi, Telkom juga melakukan penyegaran susunan pengurus. Jabatan Wakil Direktur Utama yang sebelumnya diisi Muhammad Awaluddin dihapus dari struktur baru perseroan. Sementara itu, Willy Saelan ditunjuk sebagai Direktur Human Capital Management menggantikan Henry Christiadi. Posisi Direktur Wholesale & International Service kini dijabat Budi Satria Dharma Purba menggantikan Honesti Basyir.

Perusahaan telekomunikasi pelat merah ini juga menambah posisi Direktur Legal & Compliance yang diisi Andy Kelana. "RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus Dewan Komisaris guna memperkuat fondasi kepemimpinan Telkom dalam mengawal dan mengawasi agenda transformasi serta menghadapi dinamika industri digital," tulis manajemen Telkom dalam keterangan resmi.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan keputusan yang diambil dalam RUPST merupakan bagian dari upaya mempercepat transformasi perusahaan sekaligus memperkuat daya saing bisnis di tengah dinamika industri digital. "Keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPST ini mencerminkan komitmen Telkom untuk terus meningkatkan kinerja dan menciptakan nilai tambah," ujar Dian.

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Telkom hasil RUPST Tahun Buku 2025:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo

Komisaris Independen: Deswandhy Agusman

Komisaris Independen: Anthony Leong

Komisaris Independen: Ira Noviarti

Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim

Komisaris: Rizal Mallarangeng

Komisaris: Edwin Hidayat Abdullah

Komisaris: Ossy Dermawan

Dewan Direksi

Direktur Utama: Dian Siswarini

Direktur Enterprise & Business Service: Veranita Yosephine

Direktur Human Capital Management: Willy Saelan

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra

Direktur Network: Nanang Hendarno