Rupiah Menguat ke Rp17.836 per Dolar AS Pagi Ini
ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp17.836 per Dolar AS Pagi Ini

CNN Indonesia29 Mei 2026👁 3 views🤖 AI Rewritten

Rupiah menguat ke Rp17.836 per dolar AS pada Jumat (29/5) pagi. Penguatan ini didorong oleh melemahnya dolar AS akibat kesepakatan AS-Iran dan data inflasi PCE yang lebih rendah dari perkiraan.

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.836 per dolar AS pada perdagangan Jumat (29/5) pagi di Jakarta. Mata uang Garuda tersebut menguat 9 poin atau 0,05 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Penguatan ini terjadi seiring dengan sejumlah mata uang Asia lainnya yang juga menguat terhadap dolar AS. Pergerakan rupiah tersebut mencerminkan respons pasar terhadap kondisi global yang lebih kondusif.

Penguatan rupiah sejalan dengan pergerakan yuan China yang naik 0,05 persen, peso Filipina yang menguat 0,27 persen, serta ringgit Malaysia yang terapresiasi 0,27 persen. Namun, sebagian mata uang Asia lainnya justru bergerak melemah. Dolar Singapura turun 0,05 persen, yen Jepang terkoreksi 0,04 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,52 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, mata uang utama negara maju bergerak bervariasi. Euro Eropa turun 0,05 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dan dolar Australia terkoreksi 0,03 persen. Di sisi lain, franc Swiss menguat tipis 0,01 persen, sedangkan dolar Kanada bergerak stabil terhadap dolar AS. Kondisi ini menunjukkan dinamika pasar yang tidak seragam di tengah ketidakpastian global.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan seiring pelemahan dolar AS di pasar global. "Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah merespons laporan bahwa AS dan Iran sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata. Data inflasi PCE AS yang lebih lemah dari perkiraan juga menekan dolar AS," ujar Lukman. Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.