Prabowo Kunjungi Prancis, Tiga Poin Penting Dari Pertemuan dengan Presiden Macron
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Prancis untuk ketiga kalinya pada tahun 2026. Pertemuan tersebut melibatkan dua pihak untuk membicarakan isu-isu global, termasuk Timur Tengah dan stabilitas regional.
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Prancis untuk ketiga kalinya pada tahun 2026. Kunjungan terakhir berlangsung pada 13-14 April lalu. Pada Kamis malam, Prabowo tiba di Paris disambut pelukan Presiden Emmanuel Macron ketika tiba di Istana Elysee.
Pertemuan tersebut melibatkan dua pihak untuk membicarakan isu-isu global, termasuk Timur Tengah dan stabilitas regional. Isu Palestina menjadi salah satu topik yang dibahas oleh kedua presiden. Prabowo menyatakan Indonesia dan Prancis memiliki pandangan yang sejalan terkait stabilitas di Timur Tengah, termasuk dukungan terhadap solusi dua negara sebagai kunci bagi kemerdekaan Palestina.
"Perdamaian di Timur Tengah merupakan kepentingan bersama kita. Prancis menjadi salah satu pelopor dalam mendorong dukungan terhadap solusi dua negara dan kemerdekaan Palestina," ujar Prabowo. Sementara itu, Macron mengapresiasi perang Indonesia dalam memperhatikan isu Timur Tengah, terutama Palestina.
Sekitar dua jam setelah pertemuan dengan Prabowo, Presiden Macron menyoroti eratnya kerja sama pertahanan kedua negara yang ditandai dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia. Presiden Macron menyebut hal tersebut sebagai bukti nyata hubungan strategis yang terus berkembang.
Kedua presiden juga membahas tentang perkuatan latihan militer bersama, termasuk melalui misi Pegasus 2026. Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen penuh dari kedua negara untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas Lebanon.