Jibaku Bertahan di Blok M, dari Pijat Refleksi hingga Lapak Aksesori
ekonomi

Jibaku Bertahan di Blok M, dari Pijat Refleksi hingga Lapak Aksesori

CNN Indonesia29 Mei 2026👁 3 views🤖 AI Rewritten

Tangan Rohman terus bergerak menekan titik demi titik saat memijat pelanggan terakhirnya malam itu. Kedua telapak tangannya meremas kuat, seolah tak memberi ruang bagi pegal untuk bertahan lebih lama di Blok M Hub. Krim pijat berwarna putih yang melapisi telapak tangannya membuat gerakannya semakin luwes. Jari-jarinya seakan hafal betul jalur yang harus ditelusuri.

Di bawah cahaya lampu area bawah tanah Blok M Hub, Rohman menunjukkan kepiawaiannya sebagai pemijat refleksi. Ia mungkin memiliki koleksi piala Oscar yang melampaui Jack Nicholson jika kemampuan memijat bisa diukur lewat penghargaan dunia film. Tubuhnya terlihat kecil dan ramping, tetapi kekuatan yang mengalir dari tangannya terasa sebaliknya.

Seluruh sisa energi seperti dipusatkan ke telapak tangan, ke tekanan-tekanan yang tak putus selama memijat pelanggan terakhirnya malam itu. Rohman menjelma menjadi Naruto. Bedanya, ia bukan memusatkan cakra untuk mengeluarkan jurus rasengan, tetapi ia pusatkan untuk memberikan pijatan yang berkesan.

Tempat Rohman bekerja berada di sudut yang tak terlalu dilirik anak-anak muda yang memadati Blok M Hub setiap malam. Untuk sampai ke lapaknya, orang harus berjalan cukup jauh ke bagian paling ujung bangunan. Lapaknya tidak seperti deretan tenant makanan atau lapak pakaian thrift di dekatnya yang ramai pengunjung.

Lapak Rohman berada di area transisi yang lebih luas, sebuah ruang penghubung antara Blok M Hub dan Halte Transjakarta Blok M. Nuansa tua masih terasa di area itu. Langit-langitnya tinggi. Tidak seramai lorong depan, tapi juga tidak sepi. Orang-orang berlalu-lalang. Ada yang berjalan cepat menghampiri gate masuk halte, ada yang duduk santai di bangku samping.

Rohman dan lapaknya telah menjadi bagian dari kehidupan Mal Blok M Hub. Mereka adalah contoh bahwa wajah sebuah tempat dapat berubah, tetapi apa yang benar-benar penting adalah bagaimana mereka melayani kebutuhan pengunjung.