Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB, Dukungan Terhadap Israel Diduga Sumbang Kegagalan
politik

Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB, Dukungan Terhadap Israel Diduga Sumbang Kegagalan

CNN Indonesia1 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Jerman gagal merebut kursi sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk pertama kalinya dalam sejarah. Dalam pemungutan suara yang dilakukan oleh Majelis Umum, Portugal dan Austria masing-masing mendapatkan 134 dan 131 suara, sedangkan Jerman hanya mendapatkan 104 suara. Lima negara terpilih tersebut akan menggantikan Pakistan, Somalia, Yunani, Denmark, dan Panama mulai 1 Januari 2027.

Menurut Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, hubungan dekat Jerman dengan Israel dan peran utama dalam menggalang dukungan untuk Ukraina mungkin menjadi penyebab kegagalan Berlin merebut kursi di DK PBB. "Kami selalu mengambil sikap yang jelas pada isu-isu tertentu, dan ini adalah posisi yang tidak semua negara anggota sepakati," kata Wadephul.

Penasihat kebijakan luar negeri untuk Kanselir Jerman Angela Merkel, Christoph Heusgen, juga menyebut dukungan kuat Jerman terhadap Israel sebagai salah satu penyebab kegagalan merebut kursi DK PBB. "Penerapan standar ganda (terhadap hak asasi manusia) ini, sayangnya, adalah apa yang sekarang dituduhkan kepada kami. Hal ini mungkin juga berkontribusi pada fakta bahwa kami tidak terpilih," kata Heusgen.

Dewan Keamanan PBB memiliki lima anggota tetap (Amerika Serikat, Rusia, China, Prancis, dan Inggris) dan 10 anggota tidak tetap untuk masa jabatan dua tahun yang bergiliran. Lima negara terpilih akan bergabung dengan DK PBB pada tahun 2027, bersama dengan lima negara lainnya yang telah menjabat sebelumnya.