Iran Ancam Israel Jika Masih Melanjutkan Serangan ke Lebanon
teknologi

Iran Ancam Israel Jika Masih Melanjutkan Serangan ke Lebanon

CNN Indonesia3 Juni 2026👁 5 views🤖 AI Rewritten

Serangkaian peringatan dan ancaman telah dikeluarkan oleh Iran dalam beberapa hari terakhir terkait dengan serangan Israel terhadap Lebanon. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa Israel akan kembali menghadapi Teheran jika serangan terhadap Lebanon tetap berlanjut. Peringatan ini diberikan dalam konteks upaya Iran untuk menghentikan serangan Israel melalui negosiasi dengan Amerika Serikat (AS).

Ghalibaf menekankan bahwa Iran telah bekerja secara intensif selama beberapa hari terakhir untuk menghentikan serangan Israel terhadap Lebanon. Ia juga mengancam akan kembali menangguhkan pembicaraan dengan AS jika Israel tidak segera menyetop serangan ke Lebanon. Menurut Ghalibaf, setiap kesepakatan yang dicapai untuk mengakhiri perang harus mencakup penghentian serangan di semua lini, terutama Lebanon selatan.

Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri juga telah berterima kasih atas upaya Iran dalam menghentikan serangan Israel. Ia menegaskan bahwa negaranya tidak akan pernah melupakan sikap positif tersebut dari Iran. Serangkaian peringatan dan ancaman ini menunjukkan ketegasan Iran dalam menghadapi serangan Israel terhadap Lebanon, serta komitmen mereka untuk mencapai perdamaian di wilayah itu.

Dalam konteks ini, Iran telah mengancam akan menghentikan negosiasi dengan AS apabila Israel masih terus menyerang Lebanon. Hal ini menunjukkan bahwa Iran tidak akan membiarkan serangan Israel terhadap Lebanon tanpa tanggapi. Peringatan dan ancaman dari Iran ini diharapkan dapat membantu mencegah eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, Israel masih melanjutkan serangannya ke Lebanon, meskipun AS-Iran sedang terlibat dalam pembicaraan damai dan gencatan senjata. Iran juga mengecam keras kesepakatan gencatan senjata yang tidak mencakup penghentian serangan di Lebanon. Israel dan Lebanon sendiri telah sepakat mengadakan gencatan senjata sejak 17 April, namun serangkaian peringatan dan ancaman dari Iran menunjukkan bahwa mereka tidak akan membiarkan situasi itu berlanjut.

Dengan demikian, konflik di antara Israel dan Lebanon terus meningkatkan intensitasnya. Namun, peringatan dan ancaman dari Iran diharapkan dapat membantu mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.