Dolar Nyaris Rp 18.000, Purbaya Sebut Banyak Isu Negatif di Pasar
teknologi

Dolar Nyaris Rp 18.000, Purbaya Sebut Banyak Isu Negatif di Pasar

Google News18 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Dolar AS menurun drastis hingga nyaris Rp 18.000 per dolar AS, membuat warga kebingungan dengan nilai tukar rupiah. Pemerintah berusaha mengatasi isu negatif ini dan membuka suara soal hal tersebut.

Purbaya, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), mengatakan bahwa ada banyak isu negatif di pasar yang menyebabkan penurunan nilai tukar rupiah. Menurutnya, defisit APBN hingga Mei 2026 mencapai 1,7 persen PDB adalah salah satu penyebabnya.

Purbaya juga mengatakan bahwa ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi penurunan nilai tukar rupiah. "Banyak isu negatif di pasar," kata Purbaya.

Meskipun demikian, pemerintah berusaha untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dengan membuka suara soal hal tersebut. Dengan demikian, diharapkan warga dapat lebih tenang dan tidak terpengaruh oleh isu negatif yang sedang berlangsung.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, nilai tukar rupiah telah menurun drastis hingga nyaris Rp 18.000 per dolar AS. Hal ini membuat banyak warga kebingungan dengan nilai tukar rupiah dan mempengaruhi aktivitas ekonomi di Indonesia.

Pemerintah berusaha untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan membuka suara soal hal tersebut. Dengan demikian, diharapkan warga dapat lebih tenang dan tidak terpengaruh oleh isu negatif yang sedang berlangsung.