Bupati Sangihe Minta Warga Jauihi Pantai Hindari Gelombang Tsunami
teknologi

Bupati Sangihe Minta Warga Jauihi Pantai Hindari Gelombang Tsunami

CNN Indonesia1 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Filipina yang berpotensi memicu tsunami.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, mengatakan bahwa masyarakat harus tetap menjaga kondisi tetap kondusif dan tidak panik sambil menunggu informasi resmi dari pemerintah dan BMKG.

Pemerintah juga mengumumkan bahwa berdasarkan data pemantauan instrumen BMKG, terdeteksi adanya perubahan muka air laut atau gelombang tsunami dengan ketinggian relatif kecil di beberapa titik pengamatan di sekitar wilayah Melonguane dan Ulusiau. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa kondisi perairan masih terus dipantau dan kesiapsiagaan menjadi prioritas utama dalam menghadapi perkembangan situasi.

Michael juga meminta warga yang beraktivitas maupun bermukim di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan secara terukur. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta menjauhi area bibir pantai untuk sementara waktu hingga situasi dinyatakan aman.

Selain itu, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan tergesa-gesa yang dapat membahayakan keselamatan. Jika diperlukan tindakan mandiri, warga diminta melakukannya secara tertib, terarah, dan mengutamakan kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Michael juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi yang beredar di media sosial, termasuk rekaman suara maupun video yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Pemerintah daerah bersama seluruh jajaran petugas keamanan dan kebencanaan terus bersiaga serta memantau perkembangan situasi dari BMKG secara real-time.