Board of Peace Trump Terancam Kolaps, Belum Terima Uang dari Donor
politik

Board of Peace Trump Terancam Kolaps, Belum Terima Uang dari Donor

CNN Indonesia29 Mei 2026👁 3 views🤖 AI Rewritten

Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) bikinan Presiden AS Donald Trump terancam kolaps karena uang kas dari donor masih kosong. Padahal, Trump pernah menjanjikan bakal ada sumbangan dari negara-negara anggota mencapai US17 miliar.

Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) bikinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terancam kolaps karena uang kas dari donor masih kosong tanpa kucuran dari negara donor hingga sekarang. Padahal, Trump pernah menjanjikan bakal ada sumbangan dari negara-negara anggota mencapai US17 miliar atau setara Rp303 triliun.

Sejumlah pihak pun menilai pendirian Board of Peace itu hanya untuk proyek politik, tak ada hubungannya dengan inisiatif kemanusiaan. Berdasarkan laporan Financial Times, Bank Dunia sebagai pengelola dana yang dibentuk untuk dewan tersebut belum menerima kontribusi donor selama empat bulan setelah pembentukannya.

Seseorang yang mengetahui masalah ini mengatakan "Nol dolar telah disetorkan." Kegagalan ini terjadi meskipun negara-negara anggota menjanjikan US$7 miliar untuk "paket bantuan" Gaza, sementara Trump menjanjikan tambahan US$10 miliar dana dari AS. Bukannya menggunakan mekanisme Bank Dunia, yang didukung oleh PBB dan tunduk pada persyaratan pelaporan, sumbangan dilaporkan telah disalurkan melalui rekening JPMorgan.

Pengaturan ini telah menimbulkan kekhawatiran serius, karena tampaknya tidak ada aturan pelaporan secara independen yang berlaku untuk rekening pribadi tersebut. Salah satu pejabat Dewan Perdamaian anonim mengatakan bahwa "sejumlah opsi telah ditetapkan untuk menerima pendanaan" dan bahwa para penyumbang telah memilih "opsi lain".

Kontribusi Maroko sebesar US$20 juta dilaporkan telah membantu mendanai kantor Nickolay Mladenov, "perwakilan tinggi" dewan untuk Gaza pasca-perang, dan gaji untuk komite teknokrat Palestina yang dibentuk untuk mengatur Jalur Gaza. Kontribusi terpisah sebesar US$100 juta dari Uni Emirat Arab yang dimaksudkan untuk melatih pasukan polisi Gaza yang baru belum digunakan.

Seorang ajudan senior kongres mengatakan bahwa tidak ada uang yang diberikan kepada BOP dan bahwa "tidak ada niat" untuk mengelolanya oleh badan tersebut. Dana tambahan sebesar US$50 juta yang dimaksudkan untuk mendanai operasional dewan juga belum didistribusikan, menunggu kontrol keuangan dan sistem yang lebih baik.