55 Dapur MBG di Batam Ditutup Sementara, Anggaran Belum Turun
teknologi

55 Dapur MBG di Batam Ditutup Sementara, Anggaran Belum Turun

CNN Indonesia2 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Dalam beberapa hari terakhir, lebih dari 50 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ditutup sementara alias tidak beroperasi. Hal ini dikarenakan belum turunnya anggaran yang ditransfer ke daerah untuk operasional SPPG yang ada di Kota Batam.

Koordinator MBG wilayah Batam Defri Fernaldi mengatakan bahwa SPPG akan beroperasi kembali setelah anggaran dari APBN masuk ke dalam virtual akun (VA) SPPG. "Terkait berhentinya operasional beberapa SPPG memang terjadi mulai hari ini, hal ini dikarenakan belum turunnya anggaran operasional untuk SPPG," katanya saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.

Defri juga menyebut bahwa SPPG dilarang melakukan operasional jika anggaran tersebut belum masuk dan juga dilarang menggunakan dana talangan dari mitra. "Informasi tambahan yang kami terima adalah SPPG yang belum mendapatkan anggaran, akan dilakukan top up hari ini, Senin (8/6) dari tim keuangan dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN," ujarnya.

Berikut data sementara jumlah SPPG berhenti operasi: 15 dari 21 SPPG di Kec. Batam Kota, 12 dari 32 SPPG di Kec. Sagulung, 1 dari 4 SPPG di Kec. Batu ampar, 7 dari 18 SPPG di Kec. Batu Aji, 7 dari 15 SPPG di Kec. Sei Beduk, 6 dari 8 SPPG di Lubuk Baja, 6 dari 13 SPPG di Kec. Bengkong, dan 1 dari 1 SPPG di Kec Belakang Padang.

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S Deyang membantah isu penyaluran dana program MBG terhambat atau dihentikan. Menurut dia, pencairan dana untuk operasional program telah dilakukan sejak Jumat (5/6) lalu dan kembali dilanjutkan pada awal pekan ini.