Pencarian 2 Pria Terjebak Gua Laos Dihentikan usai 2 Pekan
Operasi penyelaman untuk mencari dua pria yang terjebak di gua Laos telah dihentikan setelah lebih dari dua pekan pencarian intensif. Menurut informasi, tujuh warga desa dilaporkan terjebak di dalam gua di Provinsi Xaysomboun, Laos tengah, pada 20 Mei lalu. Mereka terperangkap setelah banjir bandang menutup jalur keluar saat sedang berburu kelelawar untuk mencari makanan serta menelusuri bekas area pertambangan emas.
Tim penyelamat berhasil menemukan lima dari tujuh pria tersebut dalam keadaan hidup sepekan kemudian. Seorang korban dievakuasi oleh penyelam pada 29 Mei, sementara empat lainnya berhasil dipandu keluar sehari setelahnya setelah air di dalam gua dipompa keluar.
Namun, dua pria lainnya tak kunjung ditemukan meski pencarian intensif dilakukan oleh tim penyelamat Laos dan sejumlah pakar internasional. Penyelam gua asal Malaysia, Lee Kian Lie, yang bergabung dalam operasi tersebut sejak 28 Mei, mengatakan misi penyelamatan kini telah mencapai titik akhir karena risiko yang dihadapi tim jauh lebih besar dibanding peluang menyelamatkan korban.
"Kami sudah sangat dekat. Kondisi air di dalam gua sebenarnya mulai bisa dikendalikan, tetapi pintu masuk gua mulai tidak stabil," kata Lee kepada AFP. Ia menjelaskan bahwa melanjutkan operasi akan sangat berbahaya bagi para penyelamat.
Meski demikian, upaya mengurangi volume air di dalam gua masih akan dilakukan melalui pemompaan dan penggalian di beberapa titik aliran air. Pimpinan tim penyelamat asal Thailand, Kengkad Bongkawong, menegaskan tidak ada lagi personel yang diizinkan masuk ke dalam gua karena kondisi yang terlalu berisiko.
"Tidak seorang pun diperbolehkan masuk ke dalam gua. Risikonya terlalu besar," tulis Kengkad melalui media sosial. Meski pencarian langsung dihentikan, operasi pemompaan air dari luar gua masih akan terus dilakukan.