Makeup Corner Asrama Haji Makassar untuk Hajah Ingin Tampil 'Cetar'
Asrama Haji Sudiang, Makassar telah membuka fasilitas makeup corner untuk jemaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci. Fasilitas ini dihadirkan sebagai inisiatif para karyawan Asrama Haji Sudiang, Makassar.
Ria Parera, salah satu perias jemaah haji, mengatakan bahwa jumlah perias makeup corner ini ada sekitar 10 orang. Dirinya mampu merias jemaah haji minimal 3 orang sehari. "Alhamdulillah sudah ada yang datang. Dalam satu hari biasanya saya makeup jemaah sampai tiga orang," kata Ria kepada wartawan, Sabtu (6/6).
Ria mengaku telah berkecimpung sebagai perias jemaah haji selama 12 tahun. Ia bahkan sudah melayani jemaah sejak masa penggunaan wisma lama, sebelum kompleks asrama haji memiliki gedung bertingkat seperti saat ini.
Konsep riasan yang paling banyak diminati jemaah adalah riasan natural. Para jemaah biasanya membawa sendiri pakaian yang akan dikenakan saat penjemputan, sementara perlengkapan rias disediakan oleh tim perias. "Makeup jemaahnya itu biasa natural. Jemaah sendiri yang bawa pakaian, cuman alat makeup saja kami siapkan," ungkap Ria.
Usia jemaah yang menggunakan jasa rias cukup beragam, mulai dari yang masih relatif muda hingga lanjut usia. Permintaan tata rias pun disesuaikan dengan karakter dan usia masing-masing jemaah. "Kalau yang masih muda biasanya minta natural. Kalau lansia, riasannya disesuaikan dengan umurnya," katanya.
Ria mengaku tidak mematok tarif tata rias yang diberikan. Jemaah haji hanya diminta memberikan uang jasa secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing. "Seikhlasnya saja dari jemaah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail mengatakan fasilitas makeup corner itu merupakan inisiatif dari para karyawan di Asrama Haji Sudiang, Makassar. "Itu sih kebutuhan jemaah, tetapi beberapa tahun ini jemaah haji makeup sendiri dan inisiatif teman-teman asrama haji membuat itu, agar jemaah haji bisa lebih cantik pada saat bertemu dengan keluarganya nantinya," kata Ikbal.