Putin Tolak Ajakan Bertemu Zelensky: Tidak Ada Gunanya
teknologi

Putin Tolak Ajakan Bertemu Zelensky: Tidak Ada Gunanya

CNN Indonesia2 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Presiden Rusia Vladimir Putin menolak tawaran pembicaraan langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Menurut Putin, pertemuan tatap muka tidak ada gunanya untuk saat ini karena Ukraina harus menghentikan kemajuan pasukan bersenjata Rusia terlebih dahulu.

Pernyataan Putin disampaikan sehari setelah Zelensky merilis surat terbuka yang berisi permohonan untuk pertemuan tatap muka dengan Putin demi membahas solusi akhir perang Rusia dan Ukraina. Putin mengatakan surat Zelensky, yang mendesak dirinya untuk "tidak takut mengambil jalan keluar dari perang", sebagian isinya kasar dan tidak tulus.

"Surat ini berisi beberapa pernyataan yang agak kasar. Apakah itu cara untuk menciptakan kondisi pertemuan tatap muka atau cara untuk menghindari pertemuan tatap muka? Saya pikir itu yang kedua," ungkap Putin. Ditanya apakah dia akan bertemu dengan pemimpin Ukraina, Putin menyebut pertemuan itu tidak ada gunanya untuk saat ini.

Menanggapi penolakan Putin, Zelensky menyebut sikap tersebut artinya Rusia tidak ingin mengakhiri perang. "Sayangnya, pihak Rusia sekali lagi memilih perang, semua orang mendengar tanggapannya. Tanggapan yang lemah. Saya pikir tanggapan ini akan mengecewakan banyak orang di dunia," ungkap Zelensky.

Putin menegaskan perang akan berlanjut hingga tujuan tercapai. Sebelumnya dia memang sempat menawarkan Zelensky untuk bertemu di negara ketiga, tetapi hanya jika ada kesepakatan untuk ditandatangani. "Aksi militer akan berakhir suatu hari nanti, kita berasumsi. Tanpa ragu, aksi tersebut akan berakhir setelah kita mencapai tujuan yang telah kita tetapkan untuk diri kita sendiri," pungkas Putin.

Ditanya mengapa dia menolak pertemuan dengan Zelensky, Putin menjawab bahwa Ukraina harus menghentikan kemajuan pasukan bersenjata Rusia terlebih dahulu. "Satu-satunya hal yang masuk akal bagi pihak Ukraina adalah menghentikan kemajuan pasukan bersenjata kita. Itu saja. Dan kita membutuhkan kesepakatan. Biarkan para ahli bekerja mengembangkan beberapa solusi, dan kemudian kita bisa bertemu," ujar Putin.

Pernyataan Putin ini menunjukkan bahwa Rusia masih berencana untuk melanjutkan perang dengan Ukraina hingga tujuan tercapai. Penolakan Putin untuk bertemu dengan Zelensky juga menunjukkan bahwa kedua negara masih memiliki perbedaan pendapat tentang cara mengakhiri konflik ini.

Dalam beberapa hari terakhir, telah terjadi beberapa peningkatan kekerasan di zona perbatasan antara Rusia dan Ukraina. Oleh karena itu, penting untuk terus menikmati perkembangan situasi di zona perbatasan tersebut.