Korupsi MBG Amatiran: Mainkan Harga dan Atur Tender
politik

Korupsi MBG Amatiran: Mainkan Harga dan Atur Tender

CNN Indonesia2 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Modus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana cs sangat mengecewakan. Menurut Boyamin Saiman, koordinator MAKI, modus tersebut adalah cara amatiran yang melibatkan pengaturan harga fiktif, tender, dan pengurangan spesifikasi makanan dalam program MBG. "Kita prihatin sebenarnya kok masih ada aja pejabat yang korupsi, dan cara korupsinya pun itu menurut versi saya itu adalah cara yang sangat amatiran," ujar Boyamin.

Modus yang diduga digunakan antara lain pengaturan harga fiktif, pengondisian tender, hingga pengurangan spesifikasi makanan yang disalurkan dalam program MBG. Selain itu, Boyamin juga menyoroti kualitas makanan yang tidak layak diduga memicu kasus keracunan. "Itu kan ya nampak kelihatan hanya mengejar tender aja, pengadaan pemborongan sehingga dapat komisi gitu," tutur dia.

Boyamin juga menyinggung dugaan pengadaan barang yang tak relevan, seperti kaus kaki. Kata dia, hal itu hanya menjadi sarana untuk mengambil keuntungan dari proyek pengadaan. "Yang mengawasi siapa ini? Kan katanya ada yang ngawasi ini itu tapi kan praktiknya nyatanya tidak ada gitu," sambungnya.

Menurut Boyamin, modus korupsi MBG bisa terjadi lantaran ada keyakinan sebagian pihak bahwa mereka aman dekat dengan kekuasaan. Namun, dia menilai Presiden Prabowo Subianto justru bersikap tegas dalam merespons kasus ini. "Memang memprihatinkan dan karena merasa hebat tadi, merasa tidak tersentuh karena dekat dengan kekuasaan," tutur Boyamin.

Boyamin turut mendorong penguatan pencegahan korupsi melalui pembenahan tata kelola. Khususnya, transparansi dan kepastian regulasi dalam pelaksanaan program MBG. "Kita berharap membuat pihak-pihak lain dan BGN ini ke depannya itu tidak korupsi lagi," tutur dia.