Kiper PSG Latihan Ekstrem Hadapi Sepak Pojok Arsenal di Final Liga Champions
PSG menerapkan sesi latihan ekstrem untuk kiper guna menghadapi kekuatan sepak pojok Arsenal yang telah menghasilkan 18 gol musim ini. Final Liga Champions antara kedua tim akan digelar di Stadion Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026.
Paris Saint-Germain (PSG) berlatih dengan ekstrem untuk mengantisipasi sepak pojok mematikan Arsenal menjelang final Liga Champions Eropa. Pelatih Luis Enrique sengaja membuat sesi latihan khusus bagi para kiper agar tidak kecolongan dari situasi bola mati tersebut. Latihan ini digelar jelang pertandingan yang akan berlangsung pada Minggu, 30 Mei 2026, di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria. Enrique ingin memastikan timnya siap menghadapi ancaman Arsenal yang sangat berbahaya dari sepak pojok.
Sesi latihan tersebut terlihat tidak biasa karena melibatkan tiga hingga empat staf kepelatihan yang sengaja mengganggu pergerakan kiper selama simulasi. Simulasi ini sudah diterapkan Enrique pada sesi latihan terakhir menjelang laga final. Tujuannya agar kiper PSG terbiasa dengan tekanan fisik maksimal saat menghadapi bola-bola dari sudut lapangan.
Arsenal musim 2025/2026 tercatat sebagai tim paling ampuh dalam memanfaatkan sepak pojok dengan total 18 gol yang tercipta dari situasi tersebut. Kekuatan ini berbeda dengan Bayern Munich yang sebelumnya ditaklukkan PSG di semifinal. Arsenal justru lebih mengandalkan pertahanan solid dan cenderung menang dengan skor tipis seperti 1-0.
Gawang Arsenal hanya kebobolan 27 kali di Liga Inggris dan enam kali di Liga Champions musim ini. Statistik tersebut menjadikan The Gunner sebagai tim dengan pertahanan paling tangguh. Enrique menerapkan strategi khusus ini karena menyadari bahwa sepak pojok menjadi salah satu skema utama kemenangan Arsenal.