Kapal Pesiar Raksasa "Freedom Ship" Menawarkan Kota Di Atas Laut
Proyek pembangunan kapal pesiar raksasa "Freedom Ship" yang sangat ambisius ini telah mencapai tahap akhir. Kapal ini dirancang memiliki panjang satu mil (1,6 kilometer) dan menampung total 80.000 orang sekaligus di atas lambung kapalnya. Mega proyek ini diperkirakan menelan biaya fantastis mencapai 12 miliar Poundsterling atau sekitar Rp290 triliun.
Freedom Ship diproyeksikan akan memiliki fasilitas lengkap seperti sekolah, rumah sakit, stadion olahraga berkapasitas 15.000 penonton, dan gedung pertunjukan simfoni. Selain itu, kapal ini juga akan memiliki jaringan hotel bertingkat tinggi dan taman kota seluas tiga hektare, moda transportasi trem internal serta jalur pedestrian sepanjang 24 kilometer, pusat perbelanjaan, cabang perbankan, kasino, serta pusat kuliner dua lantai.
Roger Gooch, CEO Freedom Cruise Line International, memaparkan bahwa megastruktur ini akan berfungsi layaknya sebuah megapolitan modern di daratan. Kehadiran rumah sakit ini dilaporkan sangat menarik minat berbagai lembaga riset medis global karena posisinya yang berada di laut lepas, sehingga secara hukum berada di luar yurisdiksi bada.
Freedom Ship juga akan menggunakan bahan bakar nuklir untuk mengurangi jejak karbon. Karena dimensinya yang terlalu raksasa, kapal ini dipastikan tidak akan pernah bisa bersandar di pelabuhan mana pun di bumi dan bakal terus berlayar menetap di perairan internasional.
Dengan demikian, Freedom Ship menjadi salah satu proyek pembangunan kapal pesiar terbesar dan paling ambisius dalam sejarah manusia.