Gara-gara Burung Kecil Masuk Kokpit Pesawat, Penerbangan Dibatalkan
Pada Kamis (28/5), sebuah pesawat Air New Zealand dengan nomor penerbangan NZ81 dijadwalkan untuk berangkat dari Auckland menuju Hong Kong. Namun, sebelum lepas landas, seekor burung kecil menyelinap dan "bersembunyi" di dalam dek penerbangan atau kokpit pesawat.
Burung tersebut baru diketahui oleh kru kabin setelah seluruh penumpang selesai naik ke atas pesawat. Menurut Chief Safety and Risk Officer Air New Zealand, Nathan McGraw, tim mereka menghabiskan waktu beberapa jam untuk mencoba melacak dan mengeluarkan burung tersebut secara aman sebelum jadwal keberangkatan.
Namun, terlepas dari upaya terbaik yang telah dikerahkan, burung itu tetap tidak berhasil ditangkap. Akibat proses pencarian yang tak kunjung membuahkan hasil, manajemen Air New Zealand akhirnya mengambil keputusan tegas untuk membatalkan penerbangan hari itu.
Langkah ini diambil guna memberikan ruang bagi tim Teknisi dan Perawatan maskapai untuk membongkar dan memeriksa area kokpit pesawat secara lebih menyeluruh. Keberadaan hewan asing di dalam kokpit dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan penerbangan.
Berdasarkan data pantauan dari situs FlightRadar24, layanan penerbangan menuju Hong Kong tersebut baru bisa kembali dilanjutkan keesokan harinya setelah armada pesawat dinyatakan benar-benar steril dan aman oleh tim mekanik.
"Kami sangat mengapresiasi kesabaran dan pengertian yang ditunjukkan oleh para pelanggan kami selama masa penundaan dan gangguan ini. Keselamatan para penumpang dan kru kami selalu menjadi prioritas utama yang paling utama," tambah McGraw.
Sayangnya, tidak diungkap secara rinci mengenai spesies burung yang berhasil mengacaukan jadwal penerbangan internasional tersebut.