Ekspor Sawit-Batu Bara Lewat PT DSI, Pengusaha Langsung Buka Suara
ekonomi

Ekspor Sawit-Batu Bara Lewat PT DSI, Pengusaha Langsung Buka Suara

Google News1 Juni 2026👁 4 views🤖 AI Rewritten

Pemerintah menetapkan PT Duta Swift Indonesia (DSI) menjadi badan pengelola ekspor sawit dan batu bara. Namun, beberapa pengusaha mempertanyakan legitimasi perusahaan baru ini. Mereka khawatir keputusan tersebut akan berdampak pada market.

PT DSI resmi ditetapkan sebagai badan pengelola ekspor sawit dan batu bara mulai 1 Juni mendatang. Peraturan ini menggantikan Badan Pemeriksa Ekspor (BPE) yang telah lama beroperasi sejak tahun 2005. PT DSI didirikan pada bulan Maret lalu dan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan ekspor komoditas ini.

Sayangnya, keputusan ini langsung menuai kritik dari beberapa pengusaha yang berkecimpung dalam industri sawit dan batu bara. Mereka mempertanyakan legitimasi PT DSI sebagai badan pengelola ekspor. Menurut mereka, keputusan tersebut tidak transparan dan tidak melibatkan para pelaku bisnis. "Kami sangat bingung mengapa pemerintah memilih perusahaan baru ini," kata salah satu pengusaha yang tidak mau disebutkan namanya.

Pengusaha-pengusaha ini khawatir bahwa keputusan tersebut akan berdampak pada market dan harga komoditas sawit dan batu bara. Mereka khawatir bahwa PT DSI tidak memiliki pengalaman dalam pengelolaan ekspor yang cukup untuk menjaga kualitas dan keuntungan bagi para pelaku bisnis. "Kami meminta pemerintah untuk memberikan klarifikasi tentang legitimasi perusahaan ini," ujar salah satu pengusaha lainnya.

Pengusaha-pengusaha ini juga mengkhawatirkan bahwa PT DSI tidak dapat menjaga kualitas dan keuntungan bagi para pelaku bisnis. Mereka khawatir bahwa perusahaan baru ini akan menimbulkan biaya tambahan yang tidak perlu bagi industri sawit dan batu bara. "Kami meminta pemerintah untuk memberikan klarifikasi tentang legitimasi perusahaan ini," ujar salah satu pengusaha lainnya.

Pengusaha-pengusaha tersebut menginginkan agar pemerintah memberikan klarifikasi tentang legitimasi PT DSI sebagai badan pengelola ekspor. Mereka juga meminta agar pemerintah dapat menjelaskan bagaimana perusahaan baru ini akan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan ekspor komoditas sawit dan batu bara.