Dolar AS Tekuk Rupiah, Siapa yang Terdampak?
Krisis ekonomi global memungkinkan dolar AS melesat, menyebabkan rupiah Indonesia tergerus ke level Rp 17.883 per dollar AS. Kelompok menengah di Indonesia diprediksi akan merasakan dampak dari kenaikan nilai tukar ini.
Pada awal tahun 2023, dolar AS kembali menguat dan menyebabkan rupiah tergerus ke level Rp 17.883 per dollar AS. Krisis ekonomi global yang melanda dunia saat ini diprediksi akan mempengaruhi kelompok menengah di Indonesia. Menurut analisis pasar, nilai tukar yang mengalami kenaikan signifikan ini akan berdampak pada kelompok menengah.
Ketika rupiah tergerus ke level Rp 17.883 per dollar AS, banyak orang yang kemungkinan besar akan merasakan dampaknya. Kelompok menengah di Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu yang paling berdampak dari kenaikan nilai tukar ini. Banyak masyarakat yang bergantung pada penghasilan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dengan adanya perubahan nilai tukar, maka akan membuat sulit bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menyatakan bahwa rupiah menjadi penyangga utama dari tekanan ekonomi global saat ini. Menurut analisis mereka, kenaikan nilai tukar yang dialami oleh rupiah di tahun 2023 merupakan gejala dari krisis ekonomi global yang melanda dunia saat ini.
Risiko yang dihadapi oleh Indonesia akibat dari krisis ekonomi global adalah terjadinya inflasi dan deflasiasi. Krisis ekonomi global dapat menyebabkan perubahan harga barang dan jasa sehingga akan berdampak pada kelompok menengah yang memiliki penghasilan rendah.