6 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Telepon Dibanding Chat
teknologi

6 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Telepon Dibanding Chat

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Telepon adalah cara berkomunikasi yang lebih alami dan spontan dibandingkan dengan menggunakan aplikasi chat. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal JAMA Psychiatry, komunikasi via telepon dapat membantu mengurangi kesepian. Telepon bukan hanya untuk melatih ekstroversi, melainkan benar-benar terhubung dengan orang lain.

Kepribadian orang yang lebih suka telepon dibandingkan chat memiliki beberapa ciri-ciri tertentu. Pertama, mereka merasa nyaman dengan keheningan. Momen diam saat berbicara di telepon tidak membuat mereka tidak nyaman, bahkan dapat membantu mereka untuk merenung. Keheningan ini dapat mengaktifkan bagian otak dan sistem saraf yang memudahkan seseorang untuk merenung.

Kedua, orang-orang dengan kepribadian ini menerima ketidakpastian. Mereka tidak memiliki masalah dengan hal-hal yang tidak pasti atau tak terduga sekalipun. Ketidakpastian inilah yang terjadi dalam percakapan di telepon. Saat berbicara di telepon, orang tidak punya waktu untuk menyusun kalimat, sehingga segala sesuatu menjadi lebih spontan.

Ketiga, mereka adalah komunikator yang lugas. Mereka tidak hanya mengatakan apa yang dirasakan, tapi juga melakukan percakapan terbuka dengan orang lain tanpa menghindari kerentanan. Psikiater Grant Hilary Brenner mengatakan bahwa gaya komunikasi seperti ini dapat meningkatkan kepuasan hidup.

Keempat, mereka adalah orang-orang yang autentik. Mereka tidak berusaha untuk menampilkannya dengan baik atau meniru kepribadian lainnya. Mereka hanya menjadi diri sendiri dan mengucapkan apa yang sesungguhnya mereka rasakan.

Kelima, mereka tidak mengejar kendali. Mereka tidak memiliki keinginan untuk mengendalikan situasi atau orang lain. Mereka lebih suka beradaptasi dengan apa yang terjadi dan membiarkan situasinya berkembang.

Keenam, mereka adalah orang-orang yang mindful. Mereka selalu siap untuk mendengar dan memahami kebutuhan orang lain tanpa harus menunggu instruksi dari seseorang.