8 Tanda Orang Tua Terlalu Protektif dan Bahayanya buat Anak
teknologi

8 Tanda Orang Tua Terlalu Protektif dan Bahayanya buat Anak

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Orang tua yang terlalu protektif dapat berdampak buruk pada perkembangan anak. Mereka cenderung menyelesaikan masalah anak, sering menghubungi pihak sekolah, dan melakukan segala cara agar anak sukses tanpa kendala.

Orang tua yang merasa khawatir pada si kecil sebenarnya wajar. Tapi, jangan sampai kekhawatiran membuat Anda menjadi orang tua yang overprotective. Overprotective sendiri didefinisikan sebagai sikap orang tua yang terlalu melindungi anak.

Sikap ini biasanya muncul dengan kontrol berlebih dan banyak batasan yang ditetapkan orang tua. "Pola pengasuhan yang terlalu protektif biasanya didorong oleh kecemasan orang tua. Hal itu berakar dari keinginan untuk mencegah anak mendapatkan pengalaman buruk," ujar psikolog klinis Maura Francis, mengutip Parents.

Perkembangan teknologi, seperti kehadiran media sosial, menurut Francis, memperburuk sikap protektif orang tua. Padahal, menurut ahli psikologi dari Baylor College of Medicine, Profesor Eric Storch, mengalami suka dan duka kehidupan menjadi salah satu cara utama agar anak bisa berkembang.

"Suka duka kehidupan juga mengembangkan kemampuan anak dalam memecahkan masalah dan mengatasi kesulitan," ujar Storch. Berikut beberapa tanda orang tua terlalu protektif yang perlu diketahui: 1. Menyelesaikan semua masalah anak; 2. Sering berkomunikasi dengan pihak sekolah; 3. Melakukan segala cara agar anak sukses.

Hal ini sebenarnya wajar dilakukan orang tua, tapi membiarkan jalan kesuksesan anak terlalu mulus tanpa kendala juga tak selalu berdampak baik. Jika tidak diatasi, sikap protektif ini dapat berdampak buruk pada perkembangan anak dan membuat mereka menjadi anak yang kurang mandiri.