Wilmar Mengeluarkan Statement Usai Terseret Kasus Manipulasi Nilai Ekspor Sawit
ekonomi

Wilmar Mengeluarkan Statement Usai Terseret Kasus Manipulasi Nilai Ekspor Sawit

Google News29 Mei 2026👁 3 views🤖 AI Rewritten

Pada tanggal 24 Februari, Wilmar International akhirnya mengeluarkan statemen terkait dugaan manipulasi nilai ekspor sawit yang sedang berkembang. Dalam statement tersebut, perusahaan ini menjelaskan bahwa mereka akan terus memantau dan meningkatkan transparansi operasional. Perusahaan ini juga menegaskan bahwa kinerja keuangan mereka akan tetap dipantau dengan ketat oleh otoritas yang berwenang.

Menurut sumber internal, dugaan manipulasi nilai ekspor sawit ini telah melibatkan beberapa perusahaan besar di sektor industri sawit. Dalam kasus ini, Wilmar International salah satu perusahaan yang paling banyak terseret dalam kasus tersebut. Perusahaan ini tidak menyangkal adanya praktik under invoicing yang dilaporkan oleh berbagai media dan pihak otoritas.

Pemerintah Indonesia telah meluncurkan penelitian lebih lanjut atas dugaan manipulasi nilai ekspor sawit setelah beberapa kasus di industri ini bermunculan. Penelitian ini dipimpin langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengetahui seberapa jauh praktik under invoicing telah melibatkan perusahaan-perusahaan swasta dan pemerintah. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat mengembangkan strategi yang lebih baik dalam mencegah kejadian serupa di masa depan.