Uang Calon Jemaah Hanania Digunakan Bayar Influencer, Polisi Ungkap Modus Gelapkan Dana Umrah
Polisi telah mengungkap kasus penipuan perjalanan umrah yang melibatkan grup Hanania Travel. Kasus ini terjadi karena sebagian uang calon jemaah digunakan untuk membayar influencer promosi umrah, bukan untuk keperluan perjalanan umrah sendiri.
Modus operandi penipuan ini telah dibongkar oleh Polda Metro Jaya. Menurut laporan polisi, kasus penipuan perjalanan umrah ini melibatkan grup Hanania Travel yang diduga menggelapkan dana jemaah umrah. Kerugian sementara mencapai Rp12,14 miliar.
Pihak polisi telah melakukan penyelidikan dan menemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa sebagian uang calon jemaah digunakan untuk membayar influencer promosi umrah. Hal ini berarti bahwa dana jemaah yang harus digunakan untuk keperluan perjalanan umrah sendiri tidak sepenuhnya digunakan.
Kasus penipuan perjalanan umrah ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Pihak polisi berkomitmen untuk menyelidiki dan mengungkap kasus penipuan ini.