Trump Mengaku Inginkan Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku berharap bisa bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Ini disampaikannya dalam sebuah wawancara yang dikutip dari AFP. Trump juga mengaku telah mendengar kabar bahwa kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei kini kurang baik.
"Saya ingin bertemu dengannya, dan kami mungkin akan bertemu suatu saat nanti, tergantung bagaimana semuanya berjalan," kata Trump. Trump juga mengaku telah mendengar kabar bahwa kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei kini kurang baik. "Saya tidak mendengar kabar bahwa kondisinya baik. Jika Anda percaya cerita-cerita itu, dia mengalami banyak luka di tubuh," imbuhnya.
Perlu diingat bahwa sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah membeberkan kondisi Mojtaba Khamenei. Di hadapan para anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, Rubio menjelaskan bahwa ada indikasi kuat Mojtaba Khamanei masih hidup dan mulai aktif memimpin langsung Iran. Mojtaba bahkan diklaim Rubio, mulai terlibat langsung terkait negosiasi antara Iran dengan Washington setelah gencatan senjata pada 8 April lalu.
Hingga kini, Mojtaba belum muncul di publik sejak serangan pertama AS dan Israel yang menewaskan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei. Pernyataan Rubio disampaikan saat Iran tengah mempelajari versi terbaru proposal Washington untuk negosiasi mengakhiri perang. Dalam proposal itu, Presiden AS Donald Trump memperketat sejumlah syarat dalam negosiasi.