Suporter Kaget Lihat Hype Timnas Indonesia Menurun Pasca FIFA Matchday Juni 2026
olahraga

Suporter Kaget Lihat Hype Timnas Indonesia Menurun Pasca FIFA Matchday Juni 2026

CNN Indonesia1 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Mozambik menjadi salah satu penyebab penurunan hype suporter. Dua suporter setia Garuda, Fadhlan (23) dan Attaya (25), mengungkapkan kekagetan mereka terhadap situasi tersebut.

Keduanya bergegas datang ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta usai bekerja karena kantor mereka dekat dengan stadion. Mereka telah menjadi suporter sejati Timnas Indonesia dan sering menghadiri pertandingan langsung, bahkan sebelum ajang FIFA Matchday.

"Fadhlan sih cukup sering nonton Timnas [Indonesia]. Sebelum ini [FIFA Matchday], kita juga datang saat FIFA Series. Saat Kualifikasi Piala Dunia yang Timnasnya jadi tuan rumah juga kita datang," kata Fadhlan dan Attaya saat ditemui CNN Indonesia di GBK, Jakarta.

Pertandingan antara Timnas Indonesia dengan Oman berakhir dengan kemenangan 3-0. Namun, penurunan hype suporter lebih terasa ketika Timnas Indonesia menghadapi Mozambik. Fadhlan dan Attaya juga menghadiri langsung pertandingan tersebut.

"Saya sejujurnya kaget saat nonton kemarin lawan Oman. Area stadion terlihat tak seramai biasanya," kata Fadhlan. "Saya juga melihat tribun atas saat laga lawan Oman tidak terisi. Itu mungkin karena tiketnya tidak dijual ya," lanjutnya.

Kemudian rekan Fadhlan, Attaya menimpali. Pria berusia 25 tahun itu menganggap penurunan hype suporter dilandasi ketidaklolosan ke Piala Dunia 2026. "Bagi saya, faktor tidak lolos Piala Dunia jadi penyebab utama antusiasme menurun," ujar Attaya.

Attaya juga mengemukakan bahwa PSSI melalui PT Galeri Sepakbola Indonesia (GSI) memang tidak membuka tribun paling atas yang biasanya dinamakan Upper Garuda. Selain itu, tiket yang dijual dalam dua pertandingan lawan Oman dan Mozambik hanya 35 ribu.

Adapun suporter yang hadir saat Timnas Indonesia menang dari Oman hanya 23.677 orang. Dengan demikian, bagi fans sejati seperti Fadhlan dan Attaya, terdapat dua faktor yang melatarbelakangi menuju penurunan hype suporter di Stadion GBK Jakarta.