Shenina Cinnamon Jadi Fan K-pop di Night Shift for Cuties
Serial Night Shift for Cuties berfokus pada kehidupan Muti (Shenina Cinnamon) dan Jenar (Nadya Syarifa) sebagai sandwich generation pada saat memasuki usia dewasa. Di tengah peliknya menjadi tulang punggung, dua sahabat itu bertahan hidup dengan kesenangan mereka saat menjadi fangirl. Pada konferensi pers di Jakarta Selatan, kreator Monica Vanesa Tedja mengaku kisah dalam serial ini terinspirasi dari kuatnya pengaruh K-Pop terhadap gairah hidup penggemarnya.
Keduanya memerankan dua sahabat dengan pekerjaan dan obsesi yang sama, girl grup bernama Purple Tea. Nadya Syarifa dikenal sebagai Gemat atau Sailormoney, seorang podcaster Asupannomg3 bersama Emma Montez, dan juga seorang konten kreator di media sosial. Pilihan Redaksi KPop Demon Hunters Sukses Naik Satu Peringkat Netflix di Pekan ke-50 Sinopsis Masters of the Universe (2026), Misi He-Man Jaga Eternia Kamus Bahasa Minion: Apa Arti Bello dan Poopaye? I feel like this is a right, the right project for me. Jadi pas menerima panggilan atas seriesnya, pas dibuka juga referensinya New Jeans, aku sudah kayak, 'this is real, this is real kan?', " ungkap Nadya.
Dalam Night Shift for Cuties, K-pop tidak hanya hadir sebagai latar cerita, tetapi semesta utama untuk Muti dan Jenar. Bagi mereka menjadi penggemar K-Pop adalah ruang aman untuk merasa dilihat, didengar, dan, untuk sesaat, merasa cukup. "Kami tidak mau bilang menjadi penggemar itu salah, justru itu sangat manusiawi. Tapi yang menarik adalah ketika batas antara realitas dan fantasi itu mulai"