SBY Mungkin Tak Hadiri Upacara Hari Pancasila
Presiden Joko Widodo akan menghadiri dan menjadi Inspektur Upacara dalam perayaan Hari Lahir Pancasila, yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Akan tetapi, Partai Demokrat menyebutkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mungkin tidak hadir dalam upacara tersebut. Ini disebabkan oleh kemungkinan kehadiran presiden terdahulu tidak diundang dalam acara peringatan Hari Lahir Pancasila.
Menurut sumber dari Partai Demokrat, kehadiran SBY diupacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini dilihat sebagai faktor yang sangat penting. Karena Presiden Prabowo Subianto akan menjadi Inspektur Upacara dan Buku Pegangan Ideologi Pancasila (BPIP) juga akan memanggil presiden terdahulu untuk hadir dalam upacara tersebut.
Namun, tidak diketahui pasti mengapa kehadiran SBY diupacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini tidak diundang. Bahkan sumber dari Partai Demokrat juga belum memberikan klarifikasi tentang hal ini.
Pemerintahan Joko Widodo telah menandatangani Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Ajuan dan Pengesahan Undang-Undang, yang menjadikan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa Pancasila tetap menjadi prinsip utama dalam sistem pemerintah Republik Indonesia.
Dalam perayaan Hari Lahir Pancasila, Presiden Joko Widodo akan menghadiri dan menjadi Inspektur Upacara, serta Buku Pegangan Ideologi Pancasila (BPIP) juga akan memanggil presiden terdahulu untuk hadir dalam upacara tersebut.