Rupiah Tertekan dan Menembus Rekor Terlemah Sejarah
Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar AS dan menembus rekor terlemah sepanjang sejarah perdagangan modern pada perdagangan Rabu (3/6) pagi. Nilai ini melemah 71 poin atau 0,40 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pelemahan itu membawa mata uang Garuda menembus level psikologis Rp17.900 per dolar AS untuk pertama kalinya.
Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah yang kembali memicu lonjakan harga minyak dunia. Sentimen tersebut mendorong investor memburu aset aman, termasuk dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, sebelumnya memperkirakan rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar AS seiring meningkatnya risiko geopolitik global. "Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS oleh eskalasi baru di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap harapan perdamaian dan melonjaknya harga minyak dunia," ujar Lukman.
Sebelumnya, rupiah dibuka di level Rp17.878 per dolar AS pada perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda terkoreksi 39 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.