Rombongan Pertama Jemaah Haji RI Tiba dengan Selamat di Batam
Rombongan pertama jemaah haji Indonesia yang pulang dari Arab Saudi telah tiba di Tanah Air melalui Batam, Kepulauan Riau, kemarin (31/5). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan para jemaah setibanya di Indonesia.
Ketua PPIH Embarkasi Batam Muhammad Syafii mengatakan kelompok terbang (kloter) pertama atau BTH 01 tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Minggu (31/5) sekitar pukul 17.15 WIB. "Alhamdulillah, BTH 01 tiba dengan selamat. Setibanya di Batam, seluruh jemaah langsung menjalani proses imigrasi dan pemeriksaan kesehatan di bandara, termasuk pengecekan suhu tubuh sebelum menuju Asrama Haji," kata Syafii di Batam, dikutip Antara, Senin (1/6).
Dari 442 orang yang tiba bersama rombongan, terdiri dari 438 jemaah dan empat petugas haji. Mereka berasal dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga. Menurut Syafii, seluruh jemaah yang tiba bersama rombongan berada dalam kondisi sehat. "Alhamdulillah 442 orang yang tiba hari ini dalam kondisi sehat," imbuhnya.
Syafii menjelaskan untuk jemaah asal Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga, akan menginap satu malam di Asrama Haji sebelum kembali ke daerah masing-masing. Sementara, jemaah asal Batam setelah prosesi penerimaan dapat langsung pulang bersama keluarga.
PPIH juga memberikan layanan khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses imigrasi, mereka langsung diantar menggunakan ambulans menuju Asrama Haji Batam.
Lantas bagaimana dengan jemaah yang membutuhkan penanganan medis lanjutan? "Kalau dari hasil pemeriksaan kesehatan di bandara ada jemaah yang memerlukan perawatan lebih lanjut, langsung dirujuk ke rumah sakit. Kami sudah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit rujukan seperti RSBP, Awal Bros, dan rumah sakit lainnya," kata Syafii.
Meski kloter pertama tiba dengan selamat, terdapat tiga jemaah yang tidak kembali bersama rombongan. Dua di antaranya masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Sementara satu jemaah asal Kabupaten Lingga meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji.