Purbaya Ogah Dibilang Ugal-Ugulan Mengelola Uang Negara, Defisit APBN Tingkatkan 0,7%
politik

Purbaya Ogah Dibilang Ugal-Ugulan Mengelola Uang Negara, Defisit APBN Tingkatkan 0,7%

Google News5 Juni 2026👁 4 views🤖 AI Rewritten

Purbaya, Wakil Menteri Keuangan RI, menolak menyebut pemerintahnya ugal-ugalan dalam mengelola keuangan negara. Ia mengatakan bahwa defisit APBN tetap berada di tingkat yang wajar, yakni 0,7%. Meskipun demikian, jumlah defisit ini masih perlu diperhatikan dan dipantau secara ketat.

Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah telah mengalami peningkatan belanja. Belanja kementerian melesat dengan jumlah anggaran yang besar, bahkan mencapai 355 ribu ASN baru. Penyaluran bantuan khusus (Bansos) juga semakin meningkat.

Namun, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak ugal-ugalan dalam mengelola keuangan negara. Ia menjelaskan bahwa setiap kebijakan fiskal yang diambil telah dipantau dan dikendalikan dengan baik. Kebijakan ini bahkan telah mendapat dukungan dari Presiden, sehingga dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Purbaya juga menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui kebijakan fiskal yang tepat, diharapkan akan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian negara secara keseluruhan.

Dalam beberapa tahun terakhir, defisit APBN telah berada di tingkat yang relatif stabil. Meskipun demikian, Purbaya masih mengingatkan bahwa perlu adanya pengawasan dan pantauan lebih lanjut untuk memastikan bahwa keuangan negara tetap sehat dan kredibel.

Per Mei 2026, dana transfer ke daerah telah mencapai Rp306,1 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan distribusi keuangan yang lebih adil dan merata ke seluruh wilayah Indonesia.