Puluhan Dapur MBG Jatim Tutup Sementara Akibat Dana Tak Cair
politik

Puluhan Dapur MBG Jatim Tutup Sementara Akibat Dana Tak Cair

CNN Indonesia2 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Sebanyak 372 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Jawa Timur disuspensi oleh Badan Gizi Nasional karena belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dan Instalasi Pengolahan Air Limbah. Sementara itu, puluhan dapur MBG berhenti operasional sementara akibat pencairan dana yang tertunda.

Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur terpaksa menghentikan operasinya karena adanya masalah pencairan dana. Badan Gizi Nasional telah menanggap 372 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di wilayah tersebut, termasuk puluhan dapur MBG. Menurut Kasatgas MBG Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, pihaknya akan melaporkan permasalahan pencairan dana ke Badan Gizi Nasional.

Dikatakan bahwa mekanisme penyaluran dana sebenarnya dikirim langsung ke rekening virtual account tiap SPPG. Namun, menurut Emil, adanya kendala pemenuhan syarat administrasi yang belum tuntas sehingga memicu mandeknya pencairan. "Pembayaran ke virtual account-nya masing-masing, tapi dari pengalaman yang kami temukan juga tidak jarang itu ada kaitan dengan persyaratan administrasi yang kemudian diminta oleh BGN untuk dilengkapi," ucapnya.

Sementara itu, ancaman keberlanjutan program MBG di Jatim kian berat menyusul pembekuan terhadap 372 SPPG. Ratusan titik tersebut disanksi tegas oleh Badan Gizi Nasional lantaran belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Emil mendesak pengelola SPPG yang dibekukan untuk bergerak cepat melengkapi dokumen wajib tersebut dalam tenggat waktu toleransi selama 30 hari.