PSI Menolak Blusukan Jokowi Jadi Matahari Lain di Pemerintahan Prabowo-Gibran
politik

PSI Menolak Blusukan Jokowi Jadi Matahari Lain di Pemerintahan Prabowo-Gibran

CNN Indonesia10 jam lalu👁 4 views🤖 AI Rewritten

PSI menolak blusukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai upaya untuk menjadi matahari kembar di pemerintahan Prabowo-Gibran. Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menyatakan bahwa PSI masih harus melalui proses verifikasi faktual sebelum dapat masuk ke dalam parlemen. "PSI ini adalah partai yang harus melalui terlebih dahulu satu fase namanya verifikasi faktual. Karena partai kami ini belum masuk ke dalam parlemen," kata Bestari dalam acara Inside Politics di CNN Indonesia, Selasa (2/6).

Di sisi lain, Bestari mengatakan bahwa PSI juga mendukung penuh visi dan misi Presiden Prabowo lewat perwakilan Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih. Ia mencontohkan kerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang merupakan kader PSI bahkan berhasil menyetorkan uang hasil denda sebesar Rp6 triliun ke negara. "Sehingga perjalanan Pak Jokowi nanti ini salah satunya bukan untuk menjadi dua matahari, tetapi untuk kemudian bagaimana PSI bisa lebih besar lagi kontribusinya terhadap perjalanan Pak Prabowo dan Mas Gibran ini, bahkan untuk dua periode," tuturnya.

Rencana blusukan Jokowi ke beberapa daerah telah menimbulkan perdebatan di kalangan partai politik. Sebelumnya, Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Ansy Lena, mengatakan bahwa rencana kunjungan itu sudah tidak relevan dan penting bagi PDIP. Menurutnya, rencana blusukan Jokowi seharusnya menjadi tanda tanya besar bagi partai politik koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Ia menilai bahwa mereka harus bisa memastikan maksud dan tujuan kegiatan yang dilakukan oleh Jokowi. Apakah hal itu termasuk untuk mendukung kerja-kerja Presiden Prabowo atau murni kepentingan pribadi. "Karena hari ini kita tahu bahwa Presidennya itu adalah Prabowo Subianto dan Presiden Prabowo itu ibarat matahari," ujarnya.

Ansy juga mengharapkan agar semua partai politik dapat mensukseskan rencana kerja Presiden Prabowo. Ia mewanti-wanti agar jangan sampai masing-masing partai fokus menjalankan agendanya sendiri. "Ingat, tidak boleh ada matahari yang lebih dari satu. Semuanya harus fokus," kata Ansy.

Dalam konteks ini, PSI menegaskan bahwa blusukan Jokowi bukan untuk menjadi matahari kembar di pemerintahan Prabowo-Gibran. PSI mendukung penuh visi dan misi Presiden Prabowo lewat perwakilan Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih, dan berharap dapat kontribusi lebih besar lagi terhadap perjalanan Pak Prabowo dan Mas Gibran.