Prabowo Mengingatkan Pemuda untuk Tidak Kehilangan Semangat
Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, dan berbicara dengan seorang siswa yang pernah menjadi korban bullying. Ia mengingatkan pemuda untuk tidak kehilangan semangat dan membalas perlakuan buruk dengan sikap santun.
Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan kepada seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, yang mengaku pernah menjadi korban perundungan atau bullying. Pesan itu disampaikan Kepala Negara setelah mendengar cerita seorang siswa bernama Gede Bagus Abimanyu yang mengaku sempat kerap diejek teman-temannya saat masih duduk di bangku sekolah dasar.
Minggu (7/6), Presiden Prabowo meninjau sekolah rakyat itu dan berbicara dengan seorang siswa yang pernah menjadi korban bullying. Ia mengatakan ejekan tak seharusnya membuat seseorang kehilangan semangat atau merasa rendah diri dan membalas perlakuan buruk dengan sikap santun.
Presiden Prabowo juga mengatakan bahwa ia sendiri pernah menjadi korban bullying saat masih muda. Ia mengatakan bahwa ejekan tidak boleh membuat seseorang kehilangan semangat dan harus dihadapi dengan cara yang tepat. "Terima kasih tadi siapa? Bagus ya, Gede Bagus, kamu dulu diejek enggak apa-apa. Enggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya sering diejek, tapi sekarang... Presiden pun sering diejek, enggak apa-apa," kata Prabowo.
Presiden Prabowo mengunjungi sekolah tersebut sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Ia juga berencana untuk membahas tentang bullying dengan para pejabat pemerintah dan tenaga pendidik guna mencari solusi yang lebih efektif dalam menangani masalah ini.