Prabowo Mencopot Tiga Pejabat BGN dari Jabatan Teratas
politik

Prabowo Mencopot Tiga Pejabat BGN dari Jabatan Teratas

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Prabowo Subianto membuka suara soal tiga pejabat teras BGN yang baru sehari dicopotnya ditetapkan sebagai tersangka korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tiga pejabat tersebut adalah Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Prabowo mengaku sedih karena terpaksa harus mencopot mereka dari posisinya di BGN.

" Saya sebetulnya, hari ini, saat ini sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena, saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya, sebenarnya yang saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," ujar Prabowo saat memberi arahan dalam Rapat Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6).

Prabowo menjelaskan alasan keputusannya mencopot tiga pejabat tersebut dari jabatan teras di BGN. Dia pun menyinggung pesan almarhum ayahnya, Sumitro Djojohadikusumo, yang pernah mengatakan kepada dirinya bahwa jika dalam keadaan bingung atau ragu, maka keputusan yang diambil haruslah untuk rakyat.

" Yang jelas, mengganti mereka [di BGN] tidak ringan bagi saya. Tapi, saya ingat kata almarhum ayahanda saya, Prof Sumitro, pernah mengatakan kepada saya, 'Prabowo kalau satu saat dalam bingung, keadaan ragu, ingat! Berpihaklah selalu kepada rakyatmu'," kata Prabowo disambut tepuk tangan mereka yang hadir.

Acara itu dihadiri ribuan peserta yang terdiri atas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), pengelola dapur MBG, dan para mitra program. Prabowo mengaku sudah beberapa waktu terakhir dirinya mendapatkan laporan soal indikasi penyelewengan dari pimpinan di BGN. Oleh karena itu, dia mengaku mengkroscek laporan itu ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

" Jadi saya waktu dapat laporan itu, saya panggil Kepala BPKP dan juga kepala PPATK dan pejabat lain, tolong saya dapat laporan tentang BGN ini," kata dia.

Prabowo mendeklarasikan komitmen untuk menjaga integritas dan keberhasilan program andalannya tersebut. Dia menegaskan tidak ada ruang bagi penyimpangan dan penyalahgunaan kepercayaan.

" Saya katakan berat bagi saya [mencopot Dadan dkk], waktu saya tanda tangani surat pengangkatan mereka, saya pikir akan membawa dampak besar, tapi sekarang saya tahu bahwa pilihan saya yang tepat," ujar Prabowo.