Prabowo Berterima Kasih Atas Bantuan Erdogan Bebaskan WNI yang Diculik Israel
Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada Turki atas bantuannya memulangkan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) relawan armada kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF). Sembilan WNI itu dibebaskan dan telah dipulangkan ke Indonesia pada 24 Mei lalu.
Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada Turki atas bantuannya memulangkan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) relawan armada kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF). Menteri Luar Negeri Sugiono menuturkan ucapan terima kasih itu diucapkan Prabowo saat menjamu kunjungan Menlu Turki Hakan Fidan di Jakarta pada Rabu (3/6).
Sembilan WNI yang dibebaskan tersebut adalah jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho jurnalis Tempo TV, Rahendro Herubowo eks jurnalis INews, Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Herman Budianto Sudarno dan Ronggo Wirosanu dari Dompet Dhuafa, serta Hendro Prasetyo dan Asad Aras Muhammad dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).
Selain sembilan WNI yang dibebaskan itu, dua Warga Negara Indonesia lainnya juga turut pulang ke tanah air setelah berada di Turki untuk membantu membebaskan dan memulangkan para WNI yang diculik. Mereka adalah Chiki Fawzi dan Maimon Herawati, yang merupakan Komite Pengarah Global Sumud Flotilla dan Koordinator Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).
Berdasarkan pengakuan sejumlah WNI yang dibagikan oleh Chiki Fawzi, relawan GSF disiksa selama berada di tahanan. Mereka ditendang, diinjak, hingga disetrum oleh pasukan Negeri Zionis.
Dalam pertemuan dengan Menlu Fidan, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan dan pemerintah Turki atas dukungan tak ternilai dalam memfasilitasi kepulangan sembilan WNI yang menjadi bagian dari misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.
Pertemuan antara Prabowo dan Fidan juga membahas perkembangan terbaru situasi geopolitik di Timur Tengah, terutama soal Iran dan Palestina. Mereka sepakat memperkuat koordinasi dalam mempromosikan de-eskalasi dan resolusi damai dalam konflik-konflik di kawasan sambil terus mengadvokasi keadilan bagi bangsa Palestina.