Piala Dunia 1994: Baggio Gagal Penalti, Brasil Juara untuk Keempat Kali
olahraga

Piala Dunia 1994: Baggio Gagal Penalti, Brasil Juara untuk Keempat Kali

CNN Indonesia29 Mei 2026👁 4 views🤖 AI Rewritten

Brasil menjadi juara Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat usai menaklukkan Italia melalui adu penalti. Roberto Baggio gagal mengeksekusi tendangan penalti terakhir yang berakhir di atas mistar.

Piala Dunia 1994 yang digelar di Amerika Serikat dimenangkan Brasil setelah mengalahkan Italia lewat adu penalti di partai final. Roberto Baggio menjadi sosok tragis saat tendangan penalti penutupnya melayang jauh di atas mistar gawang. Turnamen ini berlangsung di Amerika Serikat karena FIFA ingin memperkenalkan sepak bola ke negara yang lebih akrab dengan American football dan basket. Seluruh laga berlangsung dengan stadion penuh sesak meski ada skeptisisme awal yang besar.

Brasil tampil dengan wajah baru yang lebih kompak di bawah asuhan pelatih Carlos Alberto Parreira. Pelatih tersebut menambahkan Mauro Silva dan Dunga sebagai tandem gelandang bertahan untuk memperkuat fondasi tim. Romario tampil sebagai ujung tombak paling tajam sejak 1982 dan membentuk duet mematikan bersama Bebeto. Tim Samba melaju mulus dari fase grup dengan menyingkirkan Rusia dan Kamerun sebelum berbagi angka dengan Swedia.

Brasil mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat 1-0 di babak 16 besar dan melanjutkan langkah dengan mengalahkan Belanda 3-2 di perempat final. Kemenangan 1-0 atas Swedia berkat gol tunggal Romario membawa Brasil kembali ke partai puncak setelah terakhir kali tampil di final pada 1970. Sementara itu Italia melangkah dengan cara yang berbeda-beda tipis, kalah dari Irlandia di laga awal fase grup namun lolos dramatis sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Roberto Baggio menjadi penyelamat Italia di babak 16 besar saat menyamakan kedudukan dari Nigeria di menit akhir sebelum mencetak gol penalti penentu. Ia kembali jadi pahlawan dengan mencetak dua gol ke gawang Spanyol di perempat final dan membawa Italia ke final setelah mengalahkan Bulgaria di semifinal. Kedua tim yang memiliki tradisi sepak bola paling kaya di dunia akhirnya bertemu di final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.