Persib Hadapi Persija dan Persebaya di Musim 2026/2027
olahraga

Persib Hadapi Persija dan Persebaya di Musim 2026/2027

CNN Indonesia29 Mei 2026👁 3 views🤖 AI Rewritten

Persib Bandung diperkirakan menghadapi perjuangan berat mempertahankan gelar setelah hattrick juara karena rival utamanya, Persija dan Persebaya, memiliki momentum ulang tahun besar pada 2027. Klub-klub lain seperti Bali United juga diprediksi ikut bersaing ketat.

Perjuangan Persib Bandung mempertahankan gelar juara Liga Indonesia pada musim 2026/2027 akan jauh lebih berat karena dikelilingi rival yang merayakan ulang tahun spesial. Persib menghadapi ancaman serius dari Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya yang sama-sama memiliki alasan kuat untuk merebut mahkota liga. Kompetisi ini berlangsung di seluruh Indonesia mulai pertengahan 2026 karena kedua klub ingin menjadikan perayaan bersejarah mereka sebagai pendorong meraih gelar. Situasi ini muncul setelah Persib berhasil meraih hattrick juara liga sebelumnya.

Persebaya Surabaya akan genap berusia 100 tahun pada 2027 dan ingin menandainya dengan gelar juara liga. Kedatangan pelatih Bernardo Tavares yang pernah membawa PSM Makassar juara Liga 1 2022/2023 menjadi sinyal kuat ambisi Bajul Ijo. Klub ini diperkirakan akan melakukan belanja pemain bintang untuk mendukung target tersebut meskipun daftar rekrutan belum diumumkan secara resmi.

Pada tahun yang sama Persija Jakarta juga memiliki momentum karena Jakarta akan berusia 500 tahun. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu menunjukkan keseriusan dengan tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza meski tim berada di peringkat ketiga klasemen. Langkah ini membuka peluang bagi Persija untuk membentuk skuad baru yang lebih kompetitif.

Persib bahkan disebut bukan lagi kandidat utama juara musim depan karena ditinggal pelatih Bojan Hodak dan penggantinya dinilai kurang berpengalaman. Klub-klub kaya seperti Bali United, Dewa United, dan Malut United serta pendatang baru Garuyaksa FC dan Adyaksa FC dipastikan tidak akan tinggal diam. Hingga kini masih terlalu dini untuk menilai apakah Persib mampu menjaga hegemoni sekaligus berprestasi di pentas Asia.