Orang Tua Kurang Peka Keamanan Siber Lebih Sering Share Foto Anak
teknologi

Orang Tua Kurang Peka Keamanan Siber Lebih Sering Share Foto Anak

CNN Indonesia4 Juni 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Orang tua yang kurang peka terhadap keamanan siber cenderung lebih sering membagikan foto dan video anak mereka di media sosial. Riset Kaspersky dan Singapore Institute of Technology (SIT) menemukan bahwa kebiasaan ini meningkat bersamaan dengan penurunan niatan orang tua dalam melindungi privasi anak.

Studi berjudul "Small Shares, Big Risks: How Parents Assess Threats and Cope with Sharing of Children's Data" menemukan bahwa frekuensi orang tua memposting foto dan video meningkat bersamaan dengan menurunnya niatan mereka dalam mempraktikkan keamanan online. "Analisis kami menggabungkan regresi, korelasi, dan perbandingan rata-rata untuk meneliti hubungan antara perilaku 'berbagi' orang tua dan sikap mereka terhadap keamanan digital," ujar Associate Professor Jiow Hee Jhee.

Riset ini didasarkan pada 152 tanggapan online dari Mesir, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, dan Vietnam. Menurut hasil riset, sebagian besar orang tua (87 persen) setuju bahwa membatasi visibilitas media sosial hanya kepada keluarga dan teman dekat mengurangi risiko privasi. Namun, hampir setengahnya (49 persen) menganggap proses tersebut memakan waktu.

Selain itu, sekitar empat dari setiap lima responden (80 persen) percaya bahwa menghapus izin berbagi dapat melindungi privasi anak-anak. Namun, 40 persen dari orang tua yang diwawancarai mengatakan bahwa hal ini membutuhkan usaha. Riset ini menunjukkan adanya kesenjangan perilaku antara paparan online anak yang lebih besar dan upaya untuk melindungi data dan privasi mereka.